Hitman

Duisorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, rhoncus at, convallis ut, ...
Hitman

Gears of war

Quisque orem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, rhoncus at, convallis ...
Gears of war

Pengalamanku bergantung pada orang lain

Diposting oleh Rifki Nugraha Blog

Sakit hati bukan sembarang sakit hati. Pada hari ini tepatnya tanggal 4 Desember 2010.
Akibat dari bergantung pada orang lain menjadi suatu kendala dalam kehidupanku hari ini.
Hanya karena foto-foto yang ku Jepret tidak meyakinkan dan temanku yang lebih ahli tersebut tidak memiliki semangat lagi untuk mengikuti lomba, sehingga aku pun menjadi tidak semangat, tidak percaya diri dan tidak mempunyai harapan untuk mengikuti lomba tersebut.
Lomba yang dari kemarin kemarin kupersiapkan sekarang hanyalah khayalan / mimpi.
Seandainya aku mempunyai keberanian untuk mengikuti lomba itu sendiri tanpa bergantung
pada orang lain, mungkin hati ini tidak sekecewa seperti sekarang ini.

Sekian dan terimakasih :(

Exposure

Diposting oleh Rifki Nugraha Blog

Exposure

Didalam sebuah kamera selalu gelap, ketika sebuah foto diambil maka cahaya dari luar akan masuk dan menerangi film atau sensor, saat itulah direkam kedalam film atau sensor.

Konsep ini berlaku sama untuk fotografi film maupun digital.

"Exposure berarti mengukur dan menyeimbangkan cahaya"

Terlalu banyak cahaya yang masuk menyebabkan foto akan terlalu terang, begitu pula jika kekurangan cahaya maka foto terlalu gelap, sebuah foto yang baik tergantung setting yang memberikan "right exposure" kepada film atau sensor.

Seorang fotografer dapat mengatur jumlah cahaya yang masuk dengan mengatur shutter speed, aperture dan film speed(ISO/ASA)



Mengukur cahaya dan Menyeimbangkan cahaya.
Mengukur cahaya berarti memberikan ukuran cahaya yang tepat kepada film atau sensor, sehingga sebuah foto menghasilkan gambar seperti aslinya, sedangkan menyeimbangkan cahaya lebih kepada mengatur keseimbangan cahaya yang ditangkap agar menghasilkan gambar yang baik, bisa saja sebuah foto tidak seperti aslinya tetapi memiliki keindahan.



Stop: sebuah unit ukuran exposure
Stop adalah sebuah unit ukuran relatif untuk cahaya, mengambarkan tingkat terangnya sebuah cahaya.

Sebagai contoh kita mulai dengan dengan sebuah lampu sebagai referensi, jika kita menambahkan satu buah lampu lagi maka kita berarti menambahkan 1 stop untuk intensitas dari cahayanya, untuk menambahkan intensitas cahayanya 1 stop lagi berarti kita harus mengali dua kan jumlah lampunya menjadi empat, begitu pula seterusnya jika kita ingin menambahkan intensitas cahayanya 1 stop lagi maka kita harus mengali duakan lagi jumlah lampunya menjadi delapan buah lampu, lihatlah contoh dibawah ini :

mengandakan jumlah lampu berarti menambahkan satu stop (+1 Stop) , dan
mengurangi setengah jumlah lampu berarti mengurangi satu stop (-1 Stop)

Stop dapat saling mengantikan

Dalam kamera kita Aperture(f), Speed(S), dan film setting(film speed/ISO) semuanya dibagi menjadi stop, walaupun sistem angkanya berbeda.

Sebagai contoh jika kita menganggap setting
S : 1/125
A: 5.6
ISO : 100

Adalah setting normal, maka kita dapat menggunakan setting lain untuk mendapatkan foto dengan terang yang sama, misalnya:

S:1/30 (naik 2 stop dari S:1/125)
f:11 (turun 2 stop dari f5.6)
ISO:100

atau

S:1/125
f:11 (turun 2 stop dari f5.6)
ISO:400(naik 2 stop dari ISO 100)

atau

S:1/8 (naik 4 stop dari s:1/125)
f:16 ( turun 3 stop dari f5.6)
ISO:50 (turun 1 stop dari ISO 100)

lihatlah jumlah stop turun dan stop naiknya saling melengkapi) artinya exposure value nya tetap sama

tetapi tentu saja, ada pengaruh di image yang dihasilkan akibat perbedaan aperture, speed, dan film speed(ISO)

Lightning / Pencahayaan

Diposting oleh Rifki Nugraha Blog

Lightning / Pencahayaan
Untuk ngedapetin foto yang baik dan betul, film harus menerima sinar dalam jumlah tepat. nah, sinar matahari itu sendiri mempunyai intensitas atau kadar yang dapat berubah rubah tergantung dari berbagai faktor seperti elevasi sudut dan cuaca.
Dikarenakan sinar / cahaya dapat merubah moment, untuk itu diperlukan pemahaman akan 3 karakter sinar/ cahaya yang terpenting, yaitu kualitas, arah dan warna..
nah, di artikel ini saya bakal nerangin dikit tentang 3 karakter tersebut....selamat menyimak yaa :D

1. Kualitas / Quality
Kualitas cahaya dibagi dua, yang pertama :
- Hard Light ( Sinur kuat / keras )
  Sinar keras terjadi karena ada sumber cahaya yang kuat (matahari, electronic flash) yang langsung mengenai objek yang kita foto. sinar yang keras akan memberikan bayangan tajam serta dapat membuat warna objek menjadi pucat. sinar keras memang dapat memberikan detail dan tekstur yang baik, tetapi detail dan tekstur dapat menjadi rusak bila sinar terlalu keras.
- Soft Light ( Sinar Lunak )
  Sinar yang lunak terjadi karena sumber cahaya yang ada terhalang oleh sesuatu (matahari tertutup awan dan sebagainya) atau cahaya yang mengenai objek merupakan cahaya pantulan.
sinar yang lunak akan menghasilkan bayangan yang lunak pula, tapi sinar yang terlalu lunak akan mengurangi contrasan.

2. Arah / Direction
Dibagi jadi 3 :
- Front Lightning (penyinaran depan)
  Cahaya menyinari langsung dari depan subjek, sumber sinar berada dibelakang fotografer. sinar ini akan menjadikan gambar nampak datar, tapi sudah cukup memberikan bentuk.
  Front lightning akan mengurangi timbulnya detail atau tekstur dan juga akan mengurangi efek 3 dimensi dari gambar yang kita buat.
- Side Lightning (penyinaran samping)
  Sumber cahaya berada di sisi (kanan/kiri) fotograferm side lightning akan menampilkan detail dan tekstur yang lebih baik dan akan membuat efek 3 dimensi foto menjadi lebih nampak.
pada pemotretan dengan sinar keras (hard side lightning) bayangan yang timbul mungkin akan mengganggu.
- Back Lightning (penyinaran belakang)
  Kalau ini sudah jelas bahwa sumber cahaya berasal dari depan fotografer, sinar ini akan dapat menghasilkan foto yang lebih berdimensi.
sinar yang terlalu kuat akan memunculkan nuansa siluet / silhouette.
bila sinar mengenai langsung permukaan lensa kamera dan kamera tidak menggunakan tudung lensa/lens hood, dapat menimbulkan flare.

3. Warna/Colour
Nih beberapa point pentingnya.....
- Cari corak warna yang mononjol untuk menciptakan dampak pada foto. misal Merahnya bunga, biru langit, kungingnya seja, atau hijaunya dedaun.
- Secara umum sebuah foto sebaiknya hanya memiliki satu objek utama dari satu warna utama, konsentrasikan janya pada satu dari tiga warna primer : merah, biru atau kuning. sangat baik bila diseimbangkan dengan warna-warna komplemen lainnya, yaitu : merah dengan hijau, biru dengan orange, dan kuning dengan ungu.
-warna- warna yang kita lihat tidak selalu dapat terekam oleh film dengan tepat, karena mata kita memiliki penyesuaian warna ( chromatic adaptor). sedangkan film hanya akan merekam warna sesuai aslinya apabila suhu warna ( color temperature ) yang ada sesuai dengan suhu warna film.
-  Sinar matahari pagi atau sore hari akan memberikan warna kekuningan, sedangkan bila siang hari matahari tertutup awan akan memberikan warna kebiru-biruan. lampu neon akan memberikan wana kehijauan, sedangkan lampu sorot video kamera akan memberikan warna kekuning kuningan.

Sekian artikel saya tentang pencahayaan :D
ditunggu saran and komentarnya ya gan :D
semoga bermanfaat yaa

Membuat foto jadi menarik ..

Diposting oleh Rifki Nugraha Blog

Mungkin agan agan bertanya, apa sih yang membuat foto itu jadi menarik?
mudah mudahan dengan curahan hati ane yang disalurkan di artikel ini, agan agan bisa dapat inspirasi yaa ... :D

Penempatan subjek atau angle (sudut)
Angle maksudnya adalah sudut pengambilan gambar, kalau saya, biar spot pengambilannya tepat pastinya saya akan mempelajari / memahami dulu kelebihan dari lokasi tersebut, pahami karakter benda yang mau difoto dan gak lupa tuk nempatin diri.

Trus saat jepreeeett, seringkali subjek utama cenderung berada di tengah-tengah. nah coba deh sekali sekali subjeknya ditempatkan di sisi pinggir. gak usah terpaku di tengah untuk fotonya, coba bereksperiman lebih banyak mencari sudut dan sisi yang berbeda ... :D

Begitupun saat megang kamera, ngga harus selalu berdiri sejajar mata, bisa coba sambil berlutut, tiarap, manjat batu, qlo bisa gelantungan ( hahaha ) untuk memperolah sudut pengambilan gambar yang baik.

Framing atau Komposisi
Biar framing atau komposisi dapat diperolah dengan baik, dibutuhin yang namanya perhatian visual secara seksama pada seluruh area gambar serta sisi-sisinya, sehingga nantinya mampu menciptakan "harmoni" (kayak judul lagunya padi) yang indah dan enak dilihat. bahasa kerennya tiap elemen berkaitan secara keseluruhan.

Yang perlu diperhatikan :
-pusat perhatian atau fokus interest yaitu subjek utama namun bukan berarti posisi atau kedudukan dalam bidang gambarnya, tetapi perannya dalam menarik perhatian.
-keseimbangan / balance, gimana menempatkan subjek biar enak dipandang. bisa didasarkan pada arah gerak dan arah pandang (tar diterangn di part selanjutnya :D)

Cara memperoleh komposisi yang baik :D
-letakkan subjek yang dianggap pentuing di tempat yang terlihat jelas, sehingga obyek tersebut dapat menjadi paling jelas dari yang lain (menjadi focus of interest).
-berpatokan pada rule of thirds dimana pada umumnya di sebuah bidang gambar terdapat beberapa spot yang merupakan tempat terbaik untuk meletakkan objek.


THE Rule Of Thirds











Tips dari ane nieh gan, semoga berguna ya :D

-Jangan memotret objek terlalu jauh sehingga kelihatan kecil, hal ini akan mengakibatkan bidang gambar akan terlihat banyak yang kosong.
-usahakan latar belakang tindak mengganggu perhatian terhadap objek, cari latar belakang yang sederhana sehingga akan lebih menguntungkan.
-berilah keseimbangan atau balance untuk mengimbangi objek dan mengisi bidang yang kosong.

Sekian curhatan ane ...... next time lagi ya gan :D

Fotografi Dasar

Diposting oleh Rifki Nugraha Blog

Fotografi Dasar
mengambil foto dengan baik








Ini postingan pertama saya tentang fotografi, kalau ada kesalahan penulisan dan kekurangan mohon saran dan kritikannya ya soalnya ini postingan yang ada di benak ane :D . Moga dengan adanya postingan saya bakal tambah eksis dunia photography :D

Pengetahuan Dasar Fotografi

Satu
Photography itu bahasa Yunani yang berasal dari kata phos yang artinya menulis ataupun menggambar. Jadi photography dalam bahasa harafiahnya itu menggambar dengan bantuan cahaya.




Dua
Menurut pendapat saya dan mungkin juga beberapa yang lainnya bahwa didalam fotografi ada 4 kata kunci penting, Yaitu : Kesederhanann, warna, cahaya, dan kedalaman.

Foto Yang Baik
nah, kalau foto yang baik itu menurut yang umumnya sih enak dilihat dan menarik perhatian trus punya pesan alias makna atau maksud foto tersebut.

Foto Yang Bagus
hmm,,,kalau yang ini saya masih ragu ragu juga karena beberapa pendapat orang berbeda beda. tapi menurut ane ya foto yang bagus itu foto yang berisi pesan, bisa berupa pernyataan, kesan ataupun ungkapan emosi..<3

Pahami Batasan Peralatan Foto

-Kamera dan Lensa
Kalau secara lisan dan bakunya, kamera merupakan kotak yang kedap cahaya, nah! dikotak ini dibuat lubang kecil buat jalannya cahaya yang masuk dengan jalan membuka dan menutup kembali. sewaktu terbuka, cahaya masuk ke dalam dan ditangkap oleh film yang sensitif terhadap cahaya dan langsung merekam bayangan yang kena cahaya tadi. (ngerti gak bloggers?? ehehe)

-Film
Film punya standart pencahayaan atau kecepatan yang disebut ASA/ISO, pilihan ISO yang paling sering digunakan adalah ISO 100 baik untuk suasana yang cerah dan terang, serta ISO 400 keatas untuk suasana atau subjek yang bergerak cepat. Film dengan ISO 200 berada diantaranya dan merupakan pilihan yang baik untuk segala suasana.

Kuasai Kontrol Pemotretan
Exposure atau pencahayaan ditentukan oleh ditentukan oleh difragma lensa (apeture) dengan mengatur beberapa banyak cahaya yang bakal masuk melalui lensa, serta melalui layat (shutter) yang mengatur durasi atau beberapa lama cahaya yang masuk (speed).
Focusing aliasa proses si lensa supaya dapat gambar yang tajem, kalau di kamera analog tuh yang fokus di tengah frame ya fokus bakal mengunci di tengah frame yang mau di jepret.......
Flash atau cahaya tambahan yang seperti kilat......Kalau di kamera sejenis poket dan kamera jaman sekarang mungkin sudah built in flash, fungsinya buat meningkatkan level cahaya yang punya jarak jangkauan sekitar 4-5 meter dari kamera.

Sekian dari saya moga postingan pertama berarti and berguna buat para bloggers :D